
Hallo teman-teman, apa kabar hari ini ?
Mimin doain sehat semangat yaa..
Hari ini mimin akan coba mengulas pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.
So, check it out !
Dewasa ini, Media Sosial ( medsos) menjadi kalimat yang familiar.
Nah, apa itu Media Sosial ?
Media sosial adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Sosial media dapat di kelompokkan menjadi :
1. Social Networks, media sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi ( Facebook, myspace, hi5, Linked in, bebo, dll)
2. Discuss, media sosial yang memfasilitasi sekelompok orang untuk melakukan obrolan dan diskusi (google talk, yahoo! M, skype, phorum, dll)
3. Share, media sosial yang memfasilitasi kita untuk saling berbagi file, video, music, dll (youtube, slideshare, feedback, flickr, crowdstorm, dll)
4. Publish, (wordpredss, wikipedia, blog, wikia, digg, dll)
5. Social game, media sosial berupa game yang dapat dilakukan atau dimainkan bersama-sama (koongregate, doof, pogo, cafe.com, dll)
6. MMO (kartrider, warcraft, neopets, conan, dll)
7. Virtual worlds (habbo, imvu, starday, dll)
8. Livecast (y! Live, blog tv, justin tv, listream tv, livecastr, dll)
9. Livestream (socializr, froendsfreed, socialthings!, dll)10. Micro blog (twitter, plurk, pownce, twirxr, plazes, tweetpeek, dll)
Wah, luas sekali bukan ?
Yapss, tentu saja. Tetapi, apakah Media Sosial dimanfaatkan dengan baik ?
Kita tahu bahwa melalui Medsos kita akan mendapatkan 1001 macam tawaran, dari itu kenyamanan yang membentuk kita menjadi seorang individualis, keasyikan yang menciptakan sikap acuh terhadap lingkungan sekitar, hingga keseriusan yang menjadikan kita tidak memperhatikan kesehatan.
Semua hanya beralaskan kesenangan.
Eitss,.. Medsos tidak hanya memiliki dampak negatif kok teman-teman tetapi dampak positifnya juga buuanyakk sekali. Contohnya, kita bisa mendapatkan berita terkini, mengetahui perkembangan IPTEK di negara lain, hingga ilmu-ilmu yang selama ini tidak terdengar oleh kita. Intinya sih segala sesuatu yang dapat memperkaya kita.
Nah, berbicara tentang memanfaatkan Media Sosial sebagai sarana edukasi atau tidak, bergantung pada diri kita sebagai user.
Loh kok ?
Iya, karena kitalah yang dapat me-manage diri kita dalam memanfaatkan media sosial.
Mimin sendiri sempat memiliki kebiasaan yang buruk dalam memanfaatkan Media Sosial yakni, mimin sering lupa waktu karena keasyikan. Yang lebih buruknya lagi mimin menggunakan waktu tersebut untuk melihat hal yang sejauh ini mimin sadar tidak berguna. Seperti, ngestalk orang (hayoo.. siapa yang masih sering ngestalk orang nih ?atau yang sering disebut anak muda, ngestlalk doi hehe..).
Namun, seiring berjalannya waktu mimin mencoba meninggalkan comfort zone tersebut dan mulai mencoba menghargai mereka yang mengembangkan komunikasi ini dengan memanfaatkannya sebagai media pendidikan.
Mimin mulai membuka vidio tutorial mengerjakan soal, info lomba yang ada, quotes sebagai motivasi, membaca berita, serta mengikuti komunitas-komunitas pegiat belajar. Memang sulit sekali rasanya, tetapi ketika kita mencoba mencintai apa yang sedang kita kerjakan maka kita akan menikmatinya. Bukan malah memilih melakukan hal yang kita senangi tanpa melirik dampak buruk yang akan kita peroleh.
Teman-teman ayo bangun dari tidur, melihat bahwa dunia ini luas dan kita dapat mengetahui segala sesuatu yang ada di dalamnya hanya dengan memanfaatkan Media Sosial sebagai sarana pembelajaran.
Okedeh teman-teman, semoga artikel ini dapat menumbuhkan semangat dalam memanfaatkan Media Sosial sebagai media pembelajaran yaa. Terima kasih dan salam hangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar