Hallo teman-teman, apa kabar ? semoga dalam keadaan baik yaa.
hari ini mimin mau ajak teman-teman untuk menaati rambu lalu lintas
yukk, langsung saja..
Beberapa orang suka sekali nyeletuk "Aturan di buat untuk di langgar", padahal sejauh ini mimin tahunya aturan dibuat ya untuk ditaati karena tujuan dari aturan itu pasti untuk mendatangkan yang terbaik.
Nah, kali ini mimin mau sharing tentang Rambu Lalu Lintas yang bisa dibilang jarang diperhatikan, atau bahkan dilirik saja tidak.
Sebagai pengguna jalan dan pemanfaat angkutan umum, mimin sering sekali menghadapi pengendara yang tidak menaati rambu lalu lintas. Seperti biasa ada saja kalimat-kalimat singkat yang dilontarkan sebagai benteng pertahanan atas aturan yang dilanggar, sebut saja kejar waktu, tidak ada pejalan kaki, tidak ada penunggu lalu lintas mungkin disini maksudnya polisi kali yaa teman-teman. Kalau meurut mimin hal ini tidak boleh menjadi kesepelean hingga akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.
Mungkin jika ada sebuah riset yang menunjukkan bahwa angka kematian tertinggi disebabkan oleh penyakit diabetes atau kanker, kita tidak heran cukup mengangguk saja (mimin mulai sok tahu nih teman-teman, maapin yakk). Namun, teman-teman pernah merasa penasaran tidak angka kematian akibat kecelakaan berada diurutan keberapa ? Hayoo,, yang mau start to searching direm dulu karena mimin pasti kasih tahu kok (sekarang? iya, sekarang hehe..)
Pada bulan Februari ditahun ini, dari empat orang yang terpilih mewakili sekolah untuk mengikuti pelatihan safety riding mimin terpilih menjadi salah satu diantaranya. Disana mimin mendapat info yang benar-benar membuka mata mimin akan pentingnya menaati rambu lalu lintas, kenapa ? karena ternyata angka kematian akibat kecelakaan berada pada urutuan ketiga, sekali lagi ketiga. Wahh, teman-teman ada yang menyangka sebelumnya ? bahkan, melalui kak Muhib mimin bisa tahu kalau ternyata setiap 3 jam ada yang meniggal akibat kecelakaan (tercengangg nih sepertinya hmm..).
Disini mimin tidak mengulas simbol dan arti dari berbagai rambu lalu lintas, karena sejauh ini yang mimin perhatikan pengguna jalan pada umumnya telah mengetahuinya, tetapi tidak sadar arti Pentingnya Simbol tersebut. Nah, mimin berharap melalui postingan ini kita bisa lebih membuka mata akan pentingnya menaati aturan dalam berlalu lintas.
Kita tahu bahwa jalanan adalah prasaran yang dapat merenggut kebahagiaan kita bahkan nyawa yang hanya hitungan detik.
Angka kematian akibat kecelakaan yang menempati urutan ketiga ini bisa kita kendalikan dengan menghilangkannya dari daftar tertinggi penyebab kematian atau malah menempatkannya pada urutan paling atas (mimin saranin jangan, jangann..)
Okedeh, maaf ya sahabat safety riding kalau postingan mimin sedikit menyeramkan (udah seperti film horor aja menyeramkan hehe..)
Semoga cerita kita kali ini bermanfaat dan jika ingin lebih bermanfaat lagi yukk kita bagikan pada sahabat kita yang lain.
Salam sayang
hari ini mimin mau ajak teman-teman untuk menaati rambu lalu lintas
yukk, langsung saja..
Beberapa orang suka sekali nyeletuk "Aturan di buat untuk di langgar", padahal sejauh ini mimin tahunya aturan dibuat ya untuk ditaati karena tujuan dari aturan itu pasti untuk mendatangkan yang terbaik.
Nah, kali ini mimin mau sharing tentang Rambu Lalu Lintas yang bisa dibilang jarang diperhatikan, atau bahkan dilirik saja tidak.
Sebagai pengguna jalan dan pemanfaat angkutan umum, mimin sering sekali menghadapi pengendara yang tidak menaati rambu lalu lintas. Seperti biasa ada saja kalimat-kalimat singkat yang dilontarkan sebagai benteng pertahanan atas aturan yang dilanggar, sebut saja kejar waktu, tidak ada pejalan kaki, tidak ada penunggu lalu lintas mungkin disini maksudnya polisi kali yaa teman-teman. Kalau meurut mimin hal ini tidak boleh menjadi kesepelean hingga akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.
Mungkin jika ada sebuah riset yang menunjukkan bahwa angka kematian tertinggi disebabkan oleh penyakit diabetes atau kanker, kita tidak heran cukup mengangguk saja (mimin mulai sok tahu nih teman-teman, maapin yakk). Namun, teman-teman pernah merasa penasaran tidak angka kematian akibat kecelakaan berada diurutan keberapa ? Hayoo,, yang mau start to searching direm dulu karena mimin pasti kasih tahu kok (sekarang? iya, sekarang hehe..)
Pada bulan Februari ditahun ini, dari empat orang yang terpilih mewakili sekolah untuk mengikuti pelatihan safety riding mimin terpilih menjadi salah satu diantaranya. Disana mimin mendapat info yang benar-benar membuka mata mimin akan pentingnya menaati rambu lalu lintas, kenapa ? karena ternyata angka kematian akibat kecelakaan berada pada urutuan ketiga, sekali lagi ketiga. Wahh, teman-teman ada yang menyangka sebelumnya ? bahkan, melalui kak Muhib mimin bisa tahu kalau ternyata setiap 3 jam ada yang meniggal akibat kecelakaan (tercengangg nih sepertinya hmm..).
Disini mimin tidak mengulas simbol dan arti dari berbagai rambu lalu lintas, karena sejauh ini yang mimin perhatikan pengguna jalan pada umumnya telah mengetahuinya, tetapi tidak sadar arti Pentingnya Simbol tersebut. Nah, mimin berharap melalui postingan ini kita bisa lebih membuka mata akan pentingnya menaati aturan dalam berlalu lintas.
Kita tahu bahwa jalanan adalah prasaran yang dapat merenggut kebahagiaan kita bahkan nyawa yang hanya hitungan detik.
Angka kematian akibat kecelakaan yang menempati urutan ketiga ini bisa kita kendalikan dengan menghilangkannya dari daftar tertinggi penyebab kematian atau malah menempatkannya pada urutan paling atas (mimin saranin jangan, jangann..)
Entah kenapa tapi, tidak ada yang kebetulan
Mungkin inilah takdir kita dilahirkan di negara ini, negara Indonesia.
Dengan problema ketaatan akan aturan masih dikatakan minim, namun hal ini tidak boleh
menjadi alasan untuk terus-menerus ngejudge dan menyalahkan ketidaktaatan yang seolah
menjadi tradisi karena sebaliknya, disinilah peran kita memerangi hal sepele yang menjadilan
kebiasaan namun berakibat fatal.
Semoga cerita kita kali ini bermanfaat dan jika ingin lebih bermanfaat lagi yukk kita bagikan pada sahabat kita yang lain.
Salam sayang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar